www.kidshealth. org
Banyak orang tua bahkan tidak memikirkan tentang kolesterol pada anak mereka. Kadar kolesterol tinggi dikenal sebagai sebagai faktor utama pendukung penyakit jantung dan stroke, dan riset medis terakhir menunjukkan penyakit arteri koroner berawal pada masa kanak-kanak.
Kadar kolesterol pada masa kanak-kanak tidak diperhatikan sampai baru-baru ini, tetapi beberapa pakar berpikir kolesterol tinggi pada anak merupakan masalah kesehatan yang jarang dilaporkan.
Beberapa tahun lalu, penelitian telah menunjukkan suatu peningkatan dramatis obesitas pada anak-anak dan permasalahan yang diakibatkan oleh kelebihan berat. Dan beberapa dokter anak melaporkan peningkatan nyata jumlah anak-anak dengan peningkatan kadar kolesterol.
Karena permasalahan terkait kolesterol tinggi secara umum tidak muncul selama bertahun-tahun, membuat koneksi antara kesehatan anak dan kolesterol sulit bagi kebanyakan orang. Jadi, sangat penting menyadari kadar kolesterol anak anda, terutama jika orangtuanya mempunyai kolesterol tinggi.
Perlukah cemas akan kolesterol anak?
Ada tiga faktor utama yang berperan dalam kadar kolesterol tinggi, yaitu:
a.. Diet: diet tinggi lemak, terutama lemak jenuh dan lemak trans, yang umumnya ada pada produk makanan yang dibakar.
b.. Keturunan: mempunyai orang tua dengan kolesterol tinggi
c.. Obesitas: berhubungan dengan diet dan kurangnya olah raga
Faktor resiko lain untuk penyakit arteri koroner meliputi tekanan darah tinggi, merokok, dan diabetes mellitus. Jika anak anda aktif, mengkonsumsi makanan sehat, tidak mempunyai riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi, dan tidak kelebihan berat, anda mungkin tidak mempunyai banyak alasan untuk cemas.
Bagaimana kolesterol tinggi dipantau dan diperlakukan?
Rekomendasi terbaru mendorong skrining kolesterol hanya untuk anak-anak yang beresiko menderita kolesterol tinggi, mulai usia 2 tahun. Faktor yang membuat skrining kolesterol perlu adalah jika anak anda:
a.. Mempunyai orangtua dengan kolesterol total lebih tinggi dari 240 mg/dL.
b.. Mempunyai orangtua atau kakek/nenek yang memiliki riwayat penyakit jantung sebelum usia 55 tahun.
c.. Mempunyai riwayat keluarga yang tak diketahui.
d.. Kelebihan berat atau obesitas.
Doktor anak dapat menggunakan tes darah sederhana untuk mengetahui apakah kolesterol anak anda terlalu tinggi. Menurut Asosiasi Jantung Amerika, range kolesterol total untuk anak-anak usia 2 - 19 tahun adalah:
Kategori
Total Kolesterol (mg/dL)
Dapat diterima
Kurang dari 170
Batas
170-199
Tinggi
200 atau lebih lebih
Jika hasil dipertimbangkan "dapat diterima" anak anda harus diskrining setiap 5 tahun. Jika kolesterol total anak 170 mg/dL atau lebih tinggi, doktor anak mungkin akan meminta anak berpuasa selama 12 jam dan kemudian mengulangi tes (disebut kolesterol puasa). Jika kadar kolesterol awal anak lebih dari 200 mg/dL, doktor anak akan menyarankan melakukan kolesterol puasa dan analisa lipoprotein (yang akan mengidentifikasi kadar HDL dan LDL anak).
Walaupun dipercaya masalah yang disebabkan kolesterol tinggi dapat dimulai pada masa kanak-kanak, namun tidak sepenuhnya jelas apa indikasi kadar kolesterol tinggi pada seorang anak. Oleh karena itu, rekomendasi memusatkan pada pola makan yang baik dan olah raga untuk semua orang, terutama bagi mereka yang mempunyai kolesterol dan lipoprotein tinggi.
Pengobatan perlu dipertimbangkan untuk anak-anak di atas 10 tahun setelah diet dan olah raga telah dilakukan tetapi belum memberi efek yang diinginkan. Setelah 3 bulan pengobatan atau perubahan pola makan, kadar kolesterol anak harus diuji kembali.
10 cara untuk menurunkan kolesterol keluarga anda
Berikut beberapa langkah sederhana untuk menjaga kolesterol keluarga anda tetap pada kadar yang sehat:
1.. Periksakan kadar kolesterol anda dan anak anda.
2.. Baca label makanan sehingga anda dapat membatasi asupan kolesterol, lemak jenuh dan lemak trans.
Disarankan asupan kolesterol per hari kurang dari 300 miligram. Untuk menentukan jumlah kolesterol dalam makanan keluarga, bacalah label nutrisi. Asosiasi Jantung Amerika juga merekomendasikan asupan lemak total harus 30% atau kurang dari total kalori anda dan lemak jenuh harus 10% atau kurang. Karena umumnya lemak ini mengandung sejumlah kolesterol, anda dan keluarga perlu menghindari setiap kali:
a.. lemak jenuh, yakni semua lemak hewani dan beberapa minyak tropis
b.. lemak trans, lemak dibentuk ketika minyak nabati dibekukan menjadi margarin (pada tahun 2006, jumlah lemak trans mulai ada pada label nutrisi atau carilah kata hidrogenasi. )
3.. Makan penganan sehat yang rendah lemak dan kolesterol, seperti:
a.. buah
b.. sayur-mayur mentah
c.. kue kering atau popcorn yang tidak digarami
d.. yogurt dan agar-agar rendah lemak
4.. Gantikan beberapa makanan atau daging merah dengan:
a.. unggas
b.. ikan
c.. kacang-kacangan
d.. produk kedelai
5.. Hindari mentega atau margarin padat.
Gunakan minyak nabati cair untuk memasak dan margarin cair untuk di meja makan.
6.. Batasi asupan produk makanan yang dibakar.
7.. Hindari soda dan minuman buah mengandung gula sebab kelebihan gula diubah ke dalam lemak.
8.. Bekali makan siang sehat dan ajari anak untuk memilih makanan sehat di kantin sekolah atau penjual makanan.
9.. Lakukan olah raga.
Berjalanlah bersama keluarga anda. Mendaki atau bersepeda, main sepak bola atau basket. Olahraga membantu meningkatkan kadar HDL darah.
10.. Kendalikan kadar kolesterol dan hidup lebih sehat.
Umumnya anak bukan satu-satunya yang beresiko, sehingga sangat penting menjadikan ini sebagai upaya keluarga. Dan orang tua yang tidak mengetahui kadar kolesterol mereka sendiri perlu segera melakukan pemeriksaan. Langkah untuk meningkatkan gaya hidup keluarga anda dapat berefek sangat besar pada kesehatan anda, tidak hanya sekarang, tetapi jauh ke masa depan.
Sumber : Medicastore
Tidak ada komentar:
Posting Komentar